Showing posts with label Teori Fisika. Show all posts
Showing posts with label Teori Fisika. Show all posts

Tuesday, February 28, 2017

Penurunan Rumus Medan Magnet dalam Selenoida Menggunakan Hukum Biot Savart

Penurunan rumus medan magnet di dalam selenoida ini persamaan matematikanya di tulis dengan bahasa khusus tidak akan terbaca dalam mobile version, persamaan matematiknya bisa terbaca dalam web version.

Selenoida adalah sebuah kawat melingkar dengan banyak lilitan kawat yang memanjang serupa dengan pegas dan menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus. Penurunan rumus medan magnet di dalam selenoida kebanyakan menggunakan hukum Ampere, walaupun hukum Ampere ini bisa menjawab pertanyaan besar medan magnet di dalam selenoida tetapi rasanya masih memiliki kelemahan bahwa secara kualitatif besar medan magnet di dalam selenoida pastilah tidak sama mulai dari ujung selenoida sampai ke tengah bagian dalam selenoida. Penurunan besar medan magnet dengan menggunakan hukum Biot Savart bisa menjawab pertanyaan tersebut.



Marilah sekarang kita lihat penampang selenoida yang akan kita deskripsikan seperti gambar di bawah ini sebuah selenoida dengan panjang l.


Sunday, November 6, 2016

Penurunan Rumus Arus Efektif dan Tegangan Efektif

Penurunan Rumus Arus Efektif dan Tegangan Efektif


Arus bolak-balik atau arus AC adalah arus yang dihasilkan dari perubahan fluks magnet persatuan waktu. Sebuah generator listrik akan menghasilkan gaya gerak listrik atau disebut GGL. Bentuk persamaan gaya gerak listrik yang dihasilkan oleh generator adalah sebagai berikut




Monday, October 24, 2016

Penurunan Rumus Persamaan Bernoulli

Penurunan Rumus Persamaan Bernoulli


Kita akan bahas materi tentang fluida dinamis dan persamaan Bernoulli . Hal pertama yang akan kita bahas adalah fluida yang ideal yaitu fluida yang tidak termampatkan yaitu fluida yang volumenya tidak berubah ketika diberi tekanan serta fluidanya tidak kental artinya fluidanya tidak merekat pada bidang fluida tempat mengalir dan tidak ada gesekan antara fluida dan bidang alirnya.


Perhatikan gambar di bawah fluida mengalir dalam sebuah pipa mendatar yang luas penampanya berbeda. Pada penampang pertama ketika dalam selang waktu t penampang pertama berpindah sejauh x satu, maka dalam selang waktu t pada penampang satu telah berpindah sebanyak V satu. Pada penampang dua ketika penampang satu telah bergeser sebesar V satu, maka pada penampang dua juga akan berpindah fluida sebanyak V dua yang secara ideal karena tidak termampatkan volumenya akan sama dengan perpindahan di penampang pipa kedua.




Wednesday, October 12, 2016

Penurunan Rumus Kapasitas Kapasitor Pelat Sejajar

Penurunan Rumus Kapasitas Kapasitor Pelat Sejajar


Kapasitor adalah komponen listrik yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik. ketika kita mempelajari kapasitor, kita pasti akan disuguhi sebuah besaran kapasitas kapasitor C, dari namanya saja sudah terdengar kata kapasitas yang bisa dibayangkan penampung sesuatu. Kapasitas kapasitor ini penting untuk difahami ketika kita sedang mempelajari kapasitor, marilah kita bahas dari mana kapasitas kapasitor itu.

Pertama kita harus memulai dari mempelajari sebuah plat logam tipis yang diberi muatan. ketika sebuah plat ini diberi muatan kita harus mengetahui besar medan listrik yang ditimbulkan oleh plat tipis ini, perhitungannya bisa kita gunakan hukum Gauss.




Monday, October 10, 2016

Penurunan Rumus Energi Kapasitor

Penurunan Rumus Energi Kapasitor

Kapasitor adalah komponen listrik yang berfungsi untuk menyimpan muatan digambarkan terdiri dua plat lempeng sejajar yang memiliki luas lempeng A. Pada gambar dibawah digambarkan dua buah lempeng berwarna merah, lempeng sebelah kiri diberi muatan Positif Q dan lempeng sebelah kanan diberi muatan negatif Q, antara dua lempeng memiliki jarak pemisah sebesar d.

Kita lihat lagi gambaran kapasitor di bawah ini, karena lempeng sebelah kiri bermuatan positif dan lempeng sebelah kanan bermuatan negatif maka di  dalam ruang antara kedua lempeng akan timbul medan listrik E seperti ditunjukan pada gambar berarah ke kanan.


Saturday, October 8, 2016

Menentukan Potensial Listrik pada Bola Berongga

Potensial Listrik pada Bola Berongga

Kita akan membahas besar potensial pada bola berongga bermuatan, serta akan menjelaskan kenapa potensial di dalam bola berongga sama dengan potensialnya dengan potensial di permukaan bola.



Pertama kita pelajari dahulu tentang menghitung besar usaha pada gambar muatan di bawah ini. Terdapat dua muatan Q satu dan Q dua  seperti pada gambar, sekarang kita andaikan kita akan memindahkan muatan Q dua dari titik A ke titik B. Untuk memindahkan muatan Q dua tentunya kita akan membutuhkan usaha atau kerja karena ketika memindahkan muatan Q dua kita akan melawan gaya alami (gaya listrik) yang timbul antara muatan yang saling tolak menolak F dua.

 Maka untuk memindahkan muatan Q dua kita akan menggunakan rumus usaha yaitu


Sunday, September 11, 2016

Penjelasan Mengapa Pi Sama Dengan 180 Derajat

Penjelasan Mengapa Pi Sama Dengan 180 Derajat



adalah angka 3,14, angka ini sering muncul dalam mempelajari fisika dalam materi gerak melingkar, gerak harmonik sederhana, dan gelombang, jadi sangat penting sekali untuk memahami dari mana asal bilangan ini, dan harus faham juga kapan memakainya sebagai 3,14 atau sebagai,banyak yang tidak tahu bahwa angka ini sebenarnya  berasal dari perbandingan keliling lingkaran dengan jari-jarinya. Keliling benda berbentuk lingkaran bisa diukur menggunakan benang, lalu benang tersebut yang memenuhi satu lingkaran bisa diukur dan dibandingkan dengan diameter lingkaran yang terukur.



Thursday, September 8, 2016

Hukum Gauss Menentukan Besar Medan Listrik pada Bola Berongga

Hukum Gauss menyatakan jumlah garis yang keluar dari suatu permukaan tertutup sebanding dengan jumlah muatan listrik yang dilingkupi oleh permukaan tertutup itu.

Secara matematika hukum Gauss dapat ditulis sebagai berikut

 Atau

Thursday, June 18, 2015

Teori Tumbukan dan Kekekalan Momentum

Perhatikanlah ketika dua buah benda bertumbukan yang memiliki massa dan  seperti pada gambar dalam selang waktu yang sangat singkat, kedua benda saling memberikan gaya pada satu sama lainnya. menurut hukum Newton ketiga, gaya yang bekerja pada benda 1 oleh benda 2, sama besar dan berlawanan arah dengan gaya pada benda 2 oleh partikel 1.


Perubahan momentum benda 1 akibat tumbukan adalah